Tag Archives: wisata jogja

jurang tembelan

Jurang Tembelan

Jurang Tembelan kini menjadi salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang sedang populer. Jika kamu tahu lokasi Taman Buah Mangunan, lokasi Jurang Tembelan tidak jauh dari gardu pandang Mangunan.

Jurang Tembelan boleh dibilang merupakan salah satu tempat wisata baru di Yogyakarta. Wisatawan biasanya datang untuk selfie dan memotret sunrise atau matahari terbit.

Alamat Jurang Tembelan

Lokasi Jurang Tembelan berada di Dukuh Kanigoro, Mangunan, Bantul, Yogyakarta. Jaraknya dari pusat kota Yogyakarta sekitar 22 kilometer dan dapat ditempuh dengan perjalanan darat sektiar 1,5 jam.

Meskipun tergolong wisata baru, Jurang Tembelan punya potensi wisata yang menjanjikan. Buktinya hampir setiap akhir pekan, tempat wisata baru di Mangunan ini selalu ramai dipadati pasangan muda mudi yang datang ingin selfie.

Tempat wisata Jurang Tembelan sudah memiliki dengan warung kopi, jadi kamu bisa menikmati secangkir kopi hangat sambil menunggu sunrise.

Namun memang agaknya cukup sulit untuk mendapatkan sunrise di Jurang Tembelan. Karena biasanya kabut dan awan selalu turun terutama saat musim hujan. Waktu terbaik untuk mendapatkan sunrise di Jurang Tembelan tentu saja saat musim kemarau.

Daerah Mangunan memang sangat dikenal dengan beberapa tempat wisata seperti Kebun Buah Mangunan, Hutan Pinus, Dlingo hingga Makam Imogiri yang selalu ramai jelang bulan puasa.

Tak jarang bahkan beberapa wisatawan merupakan penggemar sepeda gunung. Trek di derah Mangunan cocok untuk penggemar downhill. Jadi, kamu juga bisa menggunakan sepeda selain sepeda motor.

Salah satu daya tarik Jurang Tembelan tidak lain adalah pemandangan Kebun Buah Mangunan dan Sungai Elo. Lokasinya yang berada di dataran tinggi cocok untuk mengabadikan foto landscape.

Taman Bunga Matahari Bantul

Beberapa minggu belakangan, Jalur Lintas Selatan atau yang kerap disingkat JLS di sekitaran Pantai samas cukup ramai dengan lalu lalang kendaraan. Beberapa warga setempatpun sibuk menyiapkan lahan parkir. Hal tersebut lantaran banyak warga Jogja terutama yang tinggal di Bantul penasaran dengan lokasi kebun bunga matahari. Bunga berwarna kuning terang tersebut memang terlihat cantik dan fotoable. Wajar jika kemudian diserbu oleh anak muda yang ingin hunting foto. Namun siapa sangka, ribuan bunga matahari yang kini telah mekar tersebut digunakan untuk melindungi tanaman cabai.

Adalah Etik Purwanti sang pemilik sawah seluas seribu meter persegi tersebut. Sebelumnya ia menanam kenikir untuk melindungi cabai. Namun kemudian diganti dengan bunga matahari sekitar empat bulan lalu. Bunga bunga matahari tersebut digunakan untuk melindungi cabe dari sapuan angin yang cukup kencang karena berada di pinggir pantai. Keindahan bunga matahari tersebut mampu menarik perhatian warganet untuk berdatangan. Sebagian besar memang anak muda yang ingin berseflie. Kini etik mematok tiket masuk sebesar Rp 5 ribu/orang. Akan tetapi untuk warga sektiar dan pelajar Etik menggratiskanya. Sedangkan jika ada yang ingin memetik bunga dan membawanya pulang, dikenakan tarif Rp 10 ribu

Candi Sukuh

Candi Sukuh adalah sebuah kompleks candi agama Hindu yang secara administrasi terletak di wilayah Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar,Jawa Tengah. Candi ini dikategorikan sebagai candi Hindu karena ditemukannya objek pujaan lingga dan yoni. Candi ini dianggap kontroversial karena bentuknya yang kurang lazim dan karena penggambaran alat-alat kelamin manusia secara eksplisit pada beberapa figurnya.
Lokasi candi Sukuh terletak di lereng kaki Gunung Lawu pada ketinggian kurang lebih 1.186 meter di atas permukaan laut pada koordinat 07o37, 38’ 85’’ Lintang Selatan dan 111o07,. 52’65’’ Bujur Barat. Candi ini terletak di Dukuh Sukuh, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Candi ini berjarak kurang lebih 20 kilometer dari kota Karanganyar dan 36 kilometer dari Surakarta.

(sumber wikipedia)

Tas Rajut Dowa

Banyak sekali orang yang masih beranggapan kalau warna tas Dowa dan pakaian harus sama. Cobalah ubah persepsi itu. Tanpa kita sadari, semua warna terang atau pun warna yang lembut dapat dikombinasikan. Seperti trend hijab yang sekarang lagi digandrungi. Motifnya dan warna di jadikan satu. Dalam satu hijab ada berbagai warna, dan itu sangat terlihat cantik.

Begitu juga dengan trend Tas di era sekarang. Walau pun tasnya berwarna merah dan Anda memakai pakaian berwarna hijau, tetap terlihat cantik. Daripada Anda memakai warna yang sama, tapi terlihat polos, sendu. Ada baiknya Anda mengikuti fashion, khususnya jenis trend tas sekarang.
Banyak model yang bisa anda pilih dari produk Tas Rajut Dowa, anda bisa sesuaikan dengan jenis kebutuhan. Seperti seri Lisbon dari Dowa, Amadora untuk yang sering bawa berkas-berkas kerjaan, Evora, dan masih banyak lagi. Bagi yang seneng dengan model back pack, DOWA juga menampilkan dengan warna yang menarik.oh iya, si Hobo yang menjadi best seller bisa dipakai untuk acara apa aja.
Sedikit tips dari saya merawat tas yang terbuat dari rajut, hindari dari hal-hal yang bernoda. Seperti ketika makan makanan yang menggunakan saos. Karna warna saos sedikit sulit untuk dihilangkan. Apabila tidak sengaja terkena noda, langsung dibersikan dengan tissu kering atau basah.
Nah…inilah sedikit masukan dan tips dari kami Reseller Resmi Tas DOWA. Mudah – mudahan bisa bermanfaat. Dan kami yakin, Anda pasti penasaran dengan produk tas rajut branded dari Tas Rajut Dowa.
Oleh:

Dewi Fatmawati
Reseller Resmi Tas Rajut Dowa

Pasar Klithikan

Bagi yang pernah tinggal di Yogyakarta tentu tidak asing dengan pasar klithikan yang dahulu berada di area tugu sepanjang jalan Mangkubumi, alun alun kidul dan jalan asem gedhe. Sekarang pasar klithikan sudah direlokasi oleh pemerintah ke pasar Kuncen, Wirobrajan Yogyakarta supaya lebih tertata dan nyaman untuk berbelanja. Seperti pasar klithikan lainnya disini sebagian besar pedagang menjual barang barang bekas mulai dari barang elektronik sampai sparepart sepeda, motor dan mobil.

Namun tidak sedikit pedagang pindahan dari pasar klithikan Mangkubumi yang menjual barang baru. Satu hal yang paling mengasyikan saat mengunjungi pasar klithikan adalah seni tawar menawar, semakin pandai kita menawar kita akan mendapatkan barang yang kita inginkan dengan harga murah. Untuk anda yang ingin membeli onderdil atau suku cadang sepeda motor maupun mobil disinilah pusatnya. Kalau beruntung kita bisa mendapatkan barang berkualitas bagus dengan harga sangat murah.
Bagaimanapun kita harus tetap waspada saat berbelanja jangan sampai menyesal kemudian tiada guna. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat berbelanja di pasar klithikan, pertama harga yang ditawarkan di pasar klithikan bukan harga pas jadi kita wajib menawar. Mulailah menawar dari 30 – 40 % dari harga yang ditawarkan. Selain itu kita harus jeli membedakan antara barang baru dan barang bekas.

Sebagai gambaran harga spion motor misalnya, spion standard harganya mulai dari Rp 15 rb – 40 rb, spion retro antara Rp 20 rb – 50 rb, spion jalu kisaran Rp 100 an dan spion lipat antara Rp 50 rb – 300 rb. Untuk harga helm dan asesoris motor atau mobil bisa lebih miring 30 – 40 % dari harga di toko.

klithikan
Saat berbelanja di pasar klithikan jangan malas bertanya dan tidak ada salahnya berinteraksi dengan penjual supaya kita mendapatkan informasi sebanyak banyaknya tentang barang yang kita inginkan. Dengan begitu bisa membandingkan harga dari penjual satu dengan yang lainnya.

Buatlah daftar belanja atau paling tidak kita sudah pikirkan barang apa yang ingin kita beli sebelum ke pasar klithikan. Hal ini untuk mencegah membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan, hanya karena tergiur barang bagus harga murah terlanjur kita beli.

Terakhir mintalah tanda terima pembayaran setelah terjadinya jual beli supaya apabila terjadi hal yang tidak kita inginkan seperti barang cacat tanpa sepengetahuan kita bisa kita complain atau dikembalikan. Sering terjadi dengan tidak adanya tanda terima pembeli mengalami kerugian karena kelalaian tersebut.

Pasar klithikan memang banyak diminati oleh kalangan mahasiswa di Yogyakarta, walaupun tidak sedikit yang sengaja datang dari luar kota untuk kulakan onderdil untuk dijual lagi. Bagi yang datang ke Jogja rasanya tidak lengkap kalau belum singgah di pasar Pakuncen. Ikon kota Jogja yang satu ini bisa dijadikan peluang bisnis bagi yang jeli.

Malioboro Mall

Malioboro Mall adalah sebuah mal yang terletak di pusat kota Yogyakarta, yaitu di jalan Malioboro. Mal ini berdiri sejak tahun 1993 sebagai mal pertama di Yogya.

Penyewa Utama ( Anchor Tenant) di pusat perbelanjaan ini adalah: Matahari Department Store, Gramedia Book Store, Mc’Donalds, Hero Supermarket ,Fun World & Food Point. Di mall ini juga seringkali diadakan pameran yang bertema craft, yaitu berisi produk-produk handmade seperti batik, accesories, keramik, dsb. Seiring perkembangan zaman, mall ini telah menyediakan akses internet gratis (wi-fi) bagi pengunjung sejak tahun 2007.

Dibawah ini adalah daftar toko (tenant) yang berada di Malioboro Mall

Lantai Toko (tenant)

LG Advance, Anjana Cafe, Baskin Robbins, Camera, Dagadu, Disc Tarra, Global Teleshop, Gramedia, Guardian, Hero Supermarket, Innovation Store, Johnny Andrean Salon, Menteng Chef, Periplus, Solaria
UG Buccheri, Bread Talk, CKF, Gosh, Guess Accecories, Hammer, Hokben, Ille by Mangos, J.CO Donuts & Coffee, Julia Jewelry, Le-Sands, Lea, Lee Cooper, Mc’Donalds, Madonna, Oke Shop, Optik Melawai, Optik Seis, Optik Tunggal, Planet Sports.NET, Poshboy, Rotteli, Samsung, ShoeLine, West Time
1st Floor Bata, C&F Perfumery, Crisia, DC Shoes, Es Teler 77, Excelso, Giordano, Global ( Apple Authorized Reseller ), Golf House, Kopi Luwak, Matahari Department Store, Nautica, Polo, Salon Rudy, Sports Station, Super Stars by Rumah Warna, The Executive, Wrangler
2nd Floor Beverly, Crocs, Hush Puppies, Kidz Station, Matahari Department Store, Mie Nusantara, Naughty, Oshkosh B’Gosh, Pizza Hut, Planet Surf, Playboy, Reebok, The Athlete’s Foot, The Little Things She Needs
3rd Floor Arroy Mak Mak, Ayam Goreng Fatmawati*, Bakso Sen*, Fun World, KFC*, Matahari Department Store. https://id.wikipedia.org/wiki/Malioboro_Mall

Gumuk Pasir Parangtritis

Wisata Gumuk Pasir Parangritis / Samas belakangan ini menjadi perbincangan hangat masyarakat. Yogyakarta sebagai salah satu kota besar memang tidak hanya terkenal sebagai kota pelajar saja, karena kota gudeg ini juga sangat terkenal sebagai kota wisata. Banyaknya jenis obyek wisata yang ada di Jogja memang menawarkan hal yang tidak bisa dibantah oleh para pelancong baik dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu pantai di Jogja yang cukup tenar adalah Parangtritis, namun seiring perkembangannya muncul tempat wisata baru yang diberi nama Gumuk Pasir yang menawarkan pesona gurun pasir ala Timur Tengah. Nah bagi anda yang ingin mengetahui lebih banyak tentang wisata baru ini maka tetap simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Sekilas tentang Gumuk Pasir Parangtritis

Ketika mengunjungi Gumuk Pasir memang memberikan suasana bak di gurun pasir Timur Tengah. Namun sebenarnya wisata ini terjadi berkat gundukan abu vulkanik yang terombang-ambing hingga pantai Parangtritis yang kemudian menjadi debuan halus yang mudah terbawa oleh angin. Ketinggian gurun pasir ini semakin tinggi karena adanya tiupan angin secara terus menerus sehingga tidak heran jika pesonanya semakin membuat indah. Kejadian alam ini juga dalam rencana akan dimasukkan dalam daftar Unesco World Heritage sebagai satu-satunya kejadian alam yang mengagumkan di Asia Tenggara. Memiliki luas 2 km dari muara pantai Prangtritis tentunya membuat wisata ini menjadi sangat mirip dengan gurun pasir yang ada di Timur Tengah.

Selain keindahan alam yang menakjubkan tersebut, Gumuk Pasir juga tidak hanya berfungsi sebagai tempat wisata semata karena banyak juga dilakukan foto prewedding, manasik haji, syuting video klip dan sebagainya. Khusus untuk manasik haji menjadi jalan sebagai gambaran akan gurun pasir yang akan ditemui ketika nantinya berada di Makkah atau Madinah. Namun jangan khawatir karena anda juga masih bisa emncoba hal lain seperti, berselancar di gurun, bermain ayunan, maupun berfoto ria dengan background gurun pasir yang mengagumkan ini.

Lokasi dan fasilitas Gumuk Pasir Parangkusumo

Setelah menyimak berbagai ulasan di atas tentunya anda menjadi lebih bersemangat lagi untuk segera mengunjungi wisata Gumuk Pasir Parangtritis ini. Tetapi sebelum itu simak juga lokasi berikut dengan fasilitas dan harga tiket masuk sebelum benar-benar mengunjunginya. Untuk mengunjunginya maka anda bisa menuju desa Parangtritis, Kec. Kretek, Bantul, Yogyakarta. Untuk perjalanan dari Jogja kota maka memerlukan waktu sekitar 1jam. Ketika masuk anda akan dikenai tiket sebesar Rp. 3000 dengan parkir Rp. 2000. Namun jika anda ingin mencoba sandboarding maka akan dikenai biaya tersendiri yang bisa berbeda di setiap agen yang menawarkan. Untuk fasilitas yang ada di Gumuk Pasir Parangtritis / Samar cukup lengkap seperti, toilet, tempat parkir pos penjagaan, klinik kesehatan, tempat beribadah, warung makan, toko oleh-oleh maupun penginapan yang tentunya akan membuat liburan anda menjadi lebih nyaman.

Tips aman menjelajahi Gumuk Pasir

Nah setelah mengetahui berbagai hal mengenai Gumuk Pasir ini tentunya sudah saatnya anda berkemas untuk mengunjunginya. Tetapi sebelumnya simak juga tips yang perlu anda perhatikan ketika berlibur ke Gumuk Pasir ini seperti, mengenakan topi juga kacamata hitam untuk melindungi kulit dan mata dari debu yang beterbangan akibat angin yang cukup besar. Selain itu jika ingin mendapatkan pemandangan yang lebih eksotis sebaiknya datang ketika sore hari maka hasil foto yang anda dapat akan lebih mempesona.

Demikianlah ulasan mengenai Gumuk Pasir Parangtritis / Samar yang dapat kami sampaikan kepada anda. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk anda yang menginginkan liburan langka bak di negeri 1001 malam. Namun jika anda tidak menggunakan kendaraan dan ingin lebih mudah mencapai tempat tujuan maka sebaiknya menyewa motor di rental motor Jogja yang tentunya akan memudahkan perjalanan anda.

Pantai Kukup

Pantai satu ini termasuk salah satu wisata pantai yang terkenal di Gunung Kidul, namanya adalah Pantai Kukup. Selain memiliki pemandangan indah, Pantai Kukup ini juga memiliki daya tarik tersendiri dan berbeda dengan pantai-pantai lainnya.

Nah seperti apakah keindahan Pantai Kukup ini? Dan apa saja yang menarik di sana? yuk kita simak ulasan Tim Setapak Pesona berikut ini.

Sekilas tentang Pantai Kukup

Pantai Kukup merupakan salah satu pantai yang cukup terkenal di Gunung Kidul. Pantai satu ini terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Lokasi Pantai Kukup ini masih berada satu jalur dengan pantai-pantai seperti Pantai Baron, Pantai Sepanjang, Pantai Drini, Pantai Sundak dan lain-lain.

Apa saja yang menarik dari Pantai Kukup?

Pantai Kukup ini sangat unik dan memiliki pemandangan indah yang tidak kalah dengan pantai-pantai di Gunung Kidul lainnya. Pantai satu ini memiliki wilayah pantai yang cukup luas, dengan pasir putih yang membentang dari timur hingga barat dan dikelilingi oleh bukit-bukit di sekitarnya.

Di bagian bibir pantai terdapat lantai karang yang menjorok hingga ke selatan. Saat air laut sedang dalam kondisi surut, kita bisa melihat terumbu karang dan aneka biota laut seperti ikan-ikan kecil, rumput laut, dan lain-lain.

Terumbu karang dan rumput laut di Pantai Kukup

Selain bisa melihat terumbu karang dan aneka biota laut, kita juga bisa bermain air atau mandi di pinggir patai kukup ini. Air laut di pinggir laut ini cukup tenang, karena ombak yang datang sudah terpecah oleh lantai karang, sehingga tidak akan sampai ke pinggir pantai. Namun pastikan anda untuk berhati-hati, karena permukaan lantai karang yang tidak rata dan adanya terumbu karang yang tajam bisa membuat kita terluka.

Pinggir Pantai Kukup

Salah satu yang menjadi ciri khas dari Pantai Kukup ini adalah adanya sebuah pulau karang yang berada di sebelah timur pantai. Berbeda dengan pulau yang ada di Pantai Drini, pulau karang tersebut terletak tidak jauh dari tebing pantai, dan di sana ada sebuah jembatan yang menghubungkan tebing dengan pulau tersebut. Sehingga kita tidak perlu repot-repot menyebrang ke sana.

Pulau Karang di Pantai Kukup

Sebelum sampai jembatan ada sebuah jalan yang melintasi pinggiran tebing, sehingga untuk menuju ke pulau tadi, kita harus berjalan terlebih dahulu melalui jalan tersebut. Rangkaian jalan, jembatan dan pulau karang ini tentu menjadi pemandangan indah tersendiri di Pantai Kukup.

Jalan menuju pulau karang di Pantai Kukup

Di pulau karang tersebut ada sebuah bangunan yang berfungsi sebagai gardu pandang yang disediakan untuk para pengunjung menikmati pemandangan di Pantai Kukup. Dari sana kita bisa melihat pemandangan Pantai Kukup secara lebih luas.

Gardu pandang di Pantai Kukup

Gardu pandang di pulau karang tersebut juga bisa menjadi spot yang bagus untuk menikmati sunset. karena letaknya yang sedikit ke selatan sehingga saat mata hari tenggelam tidak terhalang oleh bukit di sebelah timur. Indahnya sunset yang dihiasi dengan bukit-bukit serta mercusuar Pantai Baron yang bersembunyi di balik bukit tentu membuat pemandangan sunset telihat sempurna.

Fasilitas di Pantai Kukup

Fasilitas umum di Pantai Kukup ini sudah cukup memadahi dengan adanya tempat parkir, kamar mandi dan toilet umum, dan tempat ibadah. Selain itu ada juga fasilitas lain seperti penginapan, warung makan, serta penjual souvenir dan pernak-pernik.

Akses menuju Pantai Kukup

Untuk menuju ke Pantai Kukup dari kota Yogyakarta, kita hanya perlu menempuh perjalanan sepanjang kurang lebih 40km atau sekitar 24 km dari Kota Wonosari. Untuk akses jalan menuju Pantai Kukup dari kota Yogyakarta ada 3 jalur, yaitu dari Kota Wonosari, Pantai Parangtritis, atau dari Panggang. Medan jalan menuju Pantai Kukup ini sudah cukup baik, sehingga kita bisa kesana menggunakan bus wisata, maupun kendaraan pribadi seperti mobil maupun sepeda motor.

Biaya masuk Pantai Kukup

Untuk memasuki kawasan Pantai Kukup ini, kita hanya perlu membayar biaya retribusi sebesar Rp.10.000,- saja. Itu sudah termasuk biaya retribusi ke 8 pantai lain seperti Pantai Baron, Pantai Drini, Pantai Sepanjang, dan beberapa pantai lainnya. Setelah memasuki kawasan pantai kita hanya harus membayar biaya parkir sebesar Rp.2000,- saja, dengan begitu kita sudah bisa menikmati wisata di Pantai Kukup sepuasnya.

Bagaimana? Menarik bukan?

Untuk lebih jelasnya tentang seperti apa Pantai Kukup, ada baiknya kita lihat dulu video perjalanan kami satu ini.

Nah, tunggu apa lagi, yuk buktikan sendiri keindahan Pantai Kukup ini dan ajak teman-teman kamu untuk berkunjung ke sana.

Pantai Depok

Bersantai di pantai sambil berwisata kuliner?! Dua kegiatan super menyenangkan tersebut ternyata bisa dilakukan sekaligus loh! Bernama Pantai Depok, yang letaknya berada di antara pantai-pantai lain di wilayah Bantul, Yokyakarta. Merupakan pantai yang tidak hanya menawarkan keindahan panorama lautnya saja, melainkan juga memiliki pusat wisata kuliner untuk menikmati berbagai macam olahan seafood.

Terdapat sejumlah warung makan tradisional di Pantai Depok yang menjual bebargai macam jenis ikan laut yang dijual dengan harga terjangkau seperti ikan kakap, cakalang, bawal, bandeng, tongkol, layur, kepiting, udang, pari, kerapu, cucut, hingga cumi-cumi.

Semua dijamin segar karena merupakan hasil dari tangkapan nelayan setempat. Yang membuat pantai ini menyenangkan, terdapat beberapa warung makan yang sengaja dirancang menghadap ke selatan, agar pengunjung dapat menikmati hidangan laut sekaligus pemandangan pantai serta laut lepas yang berombak besar.

Bagi kalian yang ingin berburu foto berbeda, di pantai ini juga terdapat TPI (Tempat Pelelangan Ikan) jadi kalian yang belum pernah menyaksikan bagaimana aktivitas pelelangan ikan terjadi, tentunya akan sangat menarik bila dapat menyaksikannya langsung di sini bukan?! Kalian juga dapat menemukan berbagai macam jenis ikan dengan ukuran yang juga beragam dari yang kecil hingga yang besar.

Menemukan perahu-perahu motor milik para nelayan di tepian Pantai Depok ini bukanlah hal yang sulit, karena itulah perahu yang digunakan para nelayan melaut ketika malam hari tiba. Maka dari itu, jika kalian berniat untuk mendapatkan ikan yang segar, kalian dapat bertransaksi di tempat nelayan tersebut secara langsung dengan harga yang tak kalah bersaing dengan harga pasaran.

Jika kalian sudah cukup puas berwisata kuliner, kalian dapat keluar pantai lalu berbelok ke kanan menuju arah Parangkusumo dan Parangtritis. Di tempat ini kalian akan menjumpai pemandangan alam yang sangat langka dan menakjubkan, yang biasa disebut sebagai Gumuk Pasir Parangkusumo. Gumuk pasir yang ada di pantai ini merupakan satu-satunya gurun kecil yang berada di kawasan Asia Tenggara. Di sini, kalian dapat menikmati hamparan pasir yang luas atau mungkin mencoba untuk sandboarding.

Terbentuk selama ribuan tahun lewat proses yang cukup unik, dahulu di Gumuk Pasir Parangkusumo ini terdapat beragam tipe yang terbentuk, yaitu barchan dune, comb dune, parabolic dune dan longitudinal dune. Saat ini hanya beberapa saja yang tedapat, yaitu barchan dan longitudinal. Tertarik untuk datang?! Untuk menikmati hidangan laut sekaligus pemandangan gumuk pasir ini, kalian dapat melalui rute yang sama dengan Parangtritis dari pusat kota Yogyakarta. Selamat berlibur-mulu ya!

Tips Berwisata Kuliner di Pantai Depok

  • Datanglah ketika pagi hari jika tidak ingin menganti panjang ketika membeli ikan.
  • Pilihlah ikan atau tangkapan laut yang segar dengan cara melihat mata dan bau dari ikan tersebut.
  • Setelah memilih ikan, segera bawalah ikan tersebut ke warung yang berada di sebelahnya agar dimasak sesuai menu yang kalian minta.
  • Hindari berkunjung ke Pantai Depok ini pada hari Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon karena para nelayan pada hari itu libur melaut (sebab kepercayaan masyarakat setempat).

Lokasi Pantai Depok Yogyakarta

Pantai Depok secara administratif berlokasi di Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Cara untuk menuju Pantai Depok yakni dari Yogyakarta kalian hanya perlu menuju jalur pantai Parangtritis, namun sebelum kalian masuk ke tempat retribusi pantai Parangtritis, kalian harus berbelok kekanan mengikuti petunjuk ke pantai Depok, karena retribusi pantai Depok ini berlainan dengan pantai Parangtritis.

Harga Tiket Pantai Depok

Satu motor + 2 penumpang : Rp.4.000,- (2013)
Mobil Rp.5.000 + tiket perorangan

Pantai Drini

Pantai Drini dan Pulau Karang di Jogja yang Tenang – Salah satu pantai di Gunungkidul Yogyakarta ini memiliki suasanya yang tenang dan nyaman untuk Anda yang suka dengan ketengangan. Disini terdapat sebuah pulau karang yang berada di bibir pantai dan membelah Pantai Drini hingga menjadi dua bagian dengan memiliki karakter yang bertolak belakang. Terlihat dari sisi Timur yang sangat tenang dan pada bagian Barat terlihat sangat garang, oleh karena itu Pantai Drini menjadi sebuah pantai yang mempunyai karakter ganda.

Aroma laut akan mulai tercium ketika Anda sudah mulai menyusuri jalanan yang mulus di pinggiran kawasan Gunungkidul, itu merupakan sebuah pertanda jika Anda sudah semakin dekat dengan pantai. Berjarak waktu sekitar dua jam jika berkendara dari Jogja akan terbayar lunas sewaktu Anda sudah sampai di Pantai Drini.

Ketika sinar matahari masih memancarkan kecerahannya, dan masih berbaik hati untuk melukis langit biru semakin menambah keindahan lukisan alam, juga akan menjadi latar untuk hamparan pasir putih yang bersih. Sementara itu terdapat sebuah pulau karang yang mengapung kesepian di tengah-tengah samudera.

Pantai Drini juga menjadi salah satu pantai yang istimewa dalam deretan pesisir pantai di Gunungkidul karena disini terdapat sebuah pulau kecil yang berada di tengahnya, dan membagi pantai Drini menjadi dua bagian. Katanya di pulau tersebut banyak ditumbuhi pohon santigi (Pemphis acidula), namun masyarakat di sini biasa menyebutnya dengan nama drini.

Itulah sebab kenapa pantai serta pulau ini dinamai drini. Pada waktu laut sedang surut, Anda dapat pergi berkunjung ke pulau Drini. Tidak perlu menjadi climber hanya untuk memanjat karang, karena terdapat tangga beton yang dapat mengantarkan pengunjung sampai atas.

Dari atas Pulau Drini, pandangan Anda dapat menyisiri seluruh Pantai Drini, dan bisa melihat gunungan alang-alang atap gazebo sampai dengan deretan perahu nelayan. Namun sekarang sudah tidak ada lagi pohon drini, yang ada hanya pandan laut (Pandanus tectorius) yang memenuhi di setiap jengkal tanah, berebut kehidupan dengan rerumputan.

Pulau Drini yang memisahkan sisi Timur dan Barat pantai ini dan membuatnya menjadi dua karakter yang berbeda. Seperti manusia yang memiliki kepribadian ganda, pada satu sisi sangat tenang dan lembut, sementara pada sisi lainnya begitu keras dan garang.

Di bagian timur pantai, ada tebing-tebing yang berbaris gagah, dan berdiri angkuh seolah terlihat seperti menantang sang penguasa laut. Terpadu dengan pulau karang, membuat terbentuknya sebuah laguna yang elok. Dengan terjaganya dari amukan ombak, menjadikan tempat ini nyaman untuk mandi hangat di air yang asin.

Kondisi dari air laut di Pantai Drini yang berwarna biru agak kehijauan, dengan memiliki dinding dan pulau karang yang mengelilingi, serta beratapkan langit yang biru, ditambah pandangan bebas menuju lautan lepas, merupakan sebuah gambaran dari keindahan alam yang sangat megah.

Sambil menikmati pemandangan air laut, sebuah akuarium alam yang memiliki koleksi bermacam-macam biota laut yang selalu menemani. Sekelompok gerombolan Ikan dengan jenis Goby Pasir, Jambrong, dan Sergeant Major terlihat sedang bermain petak umpet, berkejaran antara satu dengan yang lainnya di sela-sela karang, terlihat saling bersembunyi dari teman yang sepermainannya.

Pada bagian tengah pantai, satu jalur dengan arah menuju pulau Drini, terdapat sesuatu yang tampak menarik. Disitu akan terlihat kumpulan tipis dari pasir hitam yang berdiameter sangat halus menerobos dominasi dari pasir putih.

Jika mata Anda tidak terlalu awas, maka bagian ini akan terlewatkan. Menurut dari penelitian, dahulunya disini terdapat sebuah sungai di bawah tanah yang bermuara di Pantai Drini. Alirannya juga membawa pasir berwarna hitam yang sampai sekarang masih dapat dilihat.

Pada sisi bagian Barat pantai juga memiliki keindahan pesona alam yang tidak kalah eksotisnya, deretan dari perahu yang bercadik tertambat, sedang beristirahat sejenak setelah semalaman telah bergelut dengan kerasnya ombak laut Selatan.

Disini Anda juga dapat melihat beberapa nelayan yang menebarkan jala ke dalam air laut, dan berharap akan ada ikan yang mau mendatangi jala yang mereka tebarkan, menyerahkan diri untuk menyambung hidup dari keluarga para nelayan tersebut.

Pantai Drini juga menjadi kampung nelayan tradisional. Karakter dari ombak yang lebih kuat serta langsung menuju ke samudera tanpa adanya karang yang menghalangi, menjadi sebuah tempat yang tepat untuk para nelayan dan juga untuk jalur berangkat dan pulang melaut.

Setelah Anda sudah merasa lelah berkeliling pantai tempat wisata di Jogja ini, Anda dapat beristirahat di gazebo-gazebo kayu beratapkan ilalang. Disini Anda dapat menikmati kesegaran dari air kelapa muda yang dapat menghilangkan rasa dahaga sambil menunggu hasil ikan tangkapan dari para nelayan matang dibakar. Liburan ke Pantai Drini akan membuat seolah-olah sedang datang ke ahli terapi. Untuk memulihkan lelah di kaki dan di hati.